Dimana Hormat Kalian Untuk Seni Sastra






 Gelisah Hatiku



aku berjalan melawan arus air ...
aku berlari melawan angin...
aku menatap langit saat gelap..
aku berdiri dibawah Hujan...

aku berdiri tegak menantang 
aku menangis dengan rasa haru
aku merenungi kerasnya dunia
aku mengepalkan tanganku dinginnya hujan


aku teriakan suara ini
aku teriakan hati ini
aku teriakan dalam diam
aku teriakan di kesunyian malm



karya: A. Sahidin

Bagai  mana setelah baca puisi sederhana diatas? bisa dimengerti dari puisi itu mengisahkan apa?
Saya sering mendapatkan komentar dari orang-orang yang membaca puisi yang aku buat, atau pun puisi dari orang lain. dengan mengatakan "kata-katanya susah dimengerti. bisa diperjelas artinya. buat puisi yang mudah di mengerti aja. Dll".

Saya sehati dengan personil S.I.D (JRX), yang mengatakan tentang hal seperti ini.

Jika mereka gak mengerti dengan yang saya tulis atau katakan, saya pingin mengatakan kepeda mereka: "gunakan lah nalar dan imaji mu untuk mengelolah," kalau bahasa kasarnya gunakan otak...
Gunakan anugrah tuhan yaitu otak, perluas wawasan, banyak-banyak membaca. jangan manja dan congkak meminta yang ini hitam dan ini putinya harus jelas. Ini Adalah dunia SENI, dunia terasa indah karena adanya teka-teki dan misterinya ...


Tau kah kalian dengan tokoh berikut ini: Chairil Anwar, Soe Hok Gie, WS rendra Dan lain-lain. Apakah mereka harus Menyalin maksud dari setiap PUISI yang mereka tulis??? Dimana HORMAT kalian untuk seni sastra???

saya tidak akan memuaskan nalar pemalas dan idiot nan manja... jika kalian tidak suka dengan apa yang saya tulis saat ini, silakan pergi dan kutuk saya... yang jelas saya takan mau merendahkan iteletualitas...

Berkarya lah , gunakan imajinasi mu, imajinasi adalah suatu keindahan. ekspresikan ekspresimu, dan hargai karya orang lain apapun karyanya ...

Salam Sejahtera Selalu 

About the Author

Emmethe Rhamadhan

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

10 komentar:

  1. heheheh, gunakan otak. Tapi seni tu ga cuma tulisan aja loh, bisa perbuatan bahkan bicara juga seni. jadi kalau ada yang ga paham seni tertentu, jangan di bilang gapunya otak ya. mungkin dia paham seni yang lain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwkw :D ane lagi ngomongin seni sastra gan :D

      Delete
  2. kayanya lagi emosi nih hehehe, dari tulisannya keliatan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha :D sedikit kesel , ane kutip pargraf bawah dari setatus personil S.I.D gan,,, :D

      Delete
  3. Tidak banyak orang yang menyukai sastra, salut buat admin bisa membuat sebuah puisi

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe ya :D
      trims ya sob komentarnya :)

      Delete
  4. Aduh, tertancap bnr di hti .....

    ReplyDelete
    Replies
    1. apanya sob ? :D
      jangan dimasukan ke Hati hehe :D

      Delete
  5. mantep banget puisinya... yah benar emang kurang sekali masyarakat indonesia yang menyukai sastra... mereka lebih suka sinetron daripada sastar.. ahhahaha..


    koment back ya
    infojadull.blogspot.com

    ReplyDelete

 
Emmethe Share © 2015 - Blogger Templates Designed by Templateism.com