Sisi Negatif Dari Kelulusan Sekolah

    Kelulusan sekolah ini adalah saat-saat yang ditunggu-tunggu siswa/siswi untuk merayakan kelulusanya, itu juga kalau yang lulus... kalau yang nggak? mau ngerayain apa, kesedihan meureun,
kalau saya perhatikan dari jaman dulu dengan jaman sekarang beda, ya memang kenyataanya beda. dari teknologi semakin maju, apa lagi didunia internet pesat perkembanganya.
Dulu saya sekolah saat merayakan kelulusan apa sih yang di lakukan kalau bukan coret-coret baju pake pilok.
tradisi itu sampe sekarang masih bertahan.



   Namun disisi lain dari perkembangan jaman ada yang menyimpang negatif dan positifnya, Positifnya apa? dan negatifnya apa?
sisi positif banyak, salah satu contoh dari perkembangan teknologi internet orang-bisa mencari solusi apa yang mereka cari, atau informasi yang mereka cari. Tapi saya tidak membahas secara menyeluruh tentang hal itu.


    Sisi menyimpang dari perayaan kelulusan. Anak-anak terkadang merayakan kelulusan bukan hanya dengan kegiatan coret-coret baju, namun ada juga yang melakukan kegiatan pesta miras, narkotika, tawuran, konvoi motor dan tak jarang terjadi kecelakaa,bahkan yang membuat saya  geleng-geleng kepala karena menurut info dari berbagai sumber ada juga siswa/siswi melakukan pesta seks...Astagfirullahaladzim...

inikah generasi muda penerus bangsa.... dimana moral kalian...?
Saya turut prihatin, peran orang tua sangat di perlu sekali dalam mendidik moral bukan hanya di sekolah.


   Memang tidak semua siswa seperti itu , tapi bagai mana kita menyikapi/membantu memajukan negri ini, apapun bentuk partisipasi kita sangat dibutuhkan, siapapun anda. Bapa, ibu, yang punya anak atau saudara...
kasih sayang dan perhatian kalian sangat penting untuk anak-anak anda.
Canda ria dan celoteh suara ayah, ibu, dan anak dirumah, lebih mampuh mencegah anak-anak keluyuran di luar, ketimbang jam malam yang paling keras sekalipun (sepi). (ANONIM).

About the Author

Emmethe Rhamadhan

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

12 komentar:

  1. hmm, miris :(
    iya sob, keluarga lah yg harus lebih intensif dalam hal ini :D

    ReplyDelete
  2. Saat anak2 berada diluar jangkauan pengawasan kita, disaat itulah mereka hrs bisa menemukan teman yg baik. Kemampuan membedakan baik dan buruk bukan lagi ada di wilayah teori.

    ReplyDelete
  3. wah.. moment sekali seumur hidup ini harusnya di isi dengan kegiatan2 yang postif. sehingga perayaannya bisa membawa manfaat bagi orang lain.. betul ga sob?

    ReplyDelete
  4. inilah sedikit potret miring sobat, kelulusan malah disalahgunakan sobat...

    ReplyDelete
  5. kurang perhatian orang tua sob, semoga menjadi pelajaran

    ReplyDelete
  6. kalo aku yang jadi panitia kelulusan, aku batalkan kelulusannya bagi yang ketahuan melakukan hal2 negatif,
    hmmmmmmmmm masih harapan bangsa begitu,
    gimana nanti nasib negriku

    hikz hikz...

    ReplyDelete
  7. kenapa jadi miris begini ya para penerus bangsa :(

    ReplyDelete
  8. ngeri juga ya gan. ehm. kan pada dasarnya itu semua adalah ujian, ujian tu ada yang bentuknya kesenangan da ada yang bentuknya kesusahan. klo kesenangan yang terlewat batas gini, ehm. bisa bahaya nie, akibatnya ya seperti yang agan sebutkan tadi.

    seharusnya kesenangan itu jangan hanya semata mata di umbar, ya perlu sedikit merendah diri. prihatin masih ada teman yang belum lulus. lagi pula, dengan mereka lulus kan belum tentu bisa ketrima di perguruan tinggi, masih harus belajar lagi. kan gitu gan?

    ReplyDelete
  9. @Nurmayanti Zain: hu'euh ... sedih jadinya.. :((

    @cerita anak kost: ya tuh ,, :( kadang-kadng kelewat batas,,, ya jadi terhanyut dalam kesenangan yang menyesatkan...

    ReplyDelete
  10. Setiap tahun kelulusan, sepertinya semakin marak 'dihiasi pesta' yang tidak selayaknya dilakukan utk menunjukkan rasa suka cita lulus UN. Toh, langkah selanjutnya masih ada jalan panjang nan terjal. UN belum final..baru 1 step jalan panjang yang harus di tapaki.

    ReplyDelete
  11. @Ririe Khayang: nggih mba :) ... kalau merka berfikir panjang seperti yang mba katakan mungkin bangsa indonesia maju yah 8-7 ....

    ReplyDelete
  12. hehe...g tau mau bilang apa.. tapi dulu kelulusan saya ditraktir ayah saya,..disela yang lain sedang corat coret.., ucapan bersyukur memang benar ketika mendapat suatu kebahagiaan.., tapi alangkah baiknya ucapan syukur itu dibarengi dengan tindakan yang baik pula,.:D

    ReplyDelete

 
Emmethe Share © 2015 - Blogger Templates Designed by Templateism.com